Tampilkan postingan dengan label SEJARAH SIHIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH SIHIR. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 27 November 2010
Perkembangan Sejarah Sihir
Dahulu kala, komunitas Penyihir dan Non- Penyihir, atau yang disebut Muggle, hidup tenteram dan berdampingan. Bahkan menurut sejarah Mesir kuno, Penyihir sangat dihormati di komunitas Muggle. Seorang penyihir biasanya menjadi Imam suatu kaum atau penasehat Raja. Penyihir di komunitas Muggle, atau yang disebut Shaman, menduduki posisi penting di pemerintahan, dan memimpin upacara tertentu.
Namun, suatu ketika, timbul kecurigaan dari kaum Muggle bahwa kaum penyihir akan menguasai dunia dengan menggunakan kekuatan sihirnya, lalu menghancurkan kaum Muggle. Tidak sedikit dari mereka yang menyiksa anggota dari komunitas lainnya, demi untuk menghindarkan ancaman dari kelompok lain. Seperti diantaranya, kaum Muggle menangkap dan menyiksa Penyihir, dengan harapan menjauhkan mereka dari ketakutan akan penghancuran pada komunitas mereka. Peritiwa tersebut terjadi sekitar pada abad ke 14 , dimana kaum Muggle menangkap dan membakar para Penyihir. Kaum Muggle dan Kaum Penyihir kemudian memisahkan diri, hidup dalam dunia yang mereka atur sekendak mereka sendiri.
Perseteruan diantara dua kaum semakin parah. Hingga akhirnya, 4 penyihir yang dianggap kuat di masa itu (Godric Gryffindor, Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff dan Salazar Slytherin), membangun sekolah untuk para penyihir muda yang jauh dari komunitas Muggle, dan dibuat sedemikian rupa dengan sihir sehingga eksistensi sekolah tersebut dapat dilindungi di masa yang akan datang. Sekolah sihir itu, Hogwarts, didirikan agar para penyihir muda dapat menggunakan kemampuan sihirnya dengan baik, serta dapat mengendalikannya.
Sekolah ini dibangun pada awal masa Millenium. Pada tahun 1600-1700 , kaum Penyihir memutuskan mengambil tindakan yang lebih serius pada kaum Muggle. Hal itu dilakukan agar pertikaian tidak berlarut-larut dan memakan korban dari kedua belah pihak. Ada beberapa penyihir tertentu, tidak menyukai Muggle, dengan anggapan bahwa mereka adalah makhluk yang lemah, dan tidak berdaya. Namun dalam perkembangannya, banyak diantara kaum penyihir yang merubah pola pikirnya. Mereka berpendapat bahwa sudah seharusnya kaum Penyihir meyakinkan pada kaum Muggle, bahwa sihir yang mereka gunakan hanyalah untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menyingkirkan kaum Muggle seperti anggapan sebelumnya. Bahkan percampuran antara kaum Muggle dan Penyihir telah terjadi diantaranya, melalui ikatan perkawinan, dan menurunkan anak setengah penyihir setengah muggle. Banyak diantara penyihir, yang juga menyukai berinteraksi dengan para Muggle pada umumnya, hidup berdampingan dengan damai. Kondisi ini berkembang cukup baik, meyakinkan beberapa penyihir, bahwa suatu saat, komunitas Muggle dan Penyihir, mampu berdampingan dengan baik seperti masa lampau.
Meskipun demikian, banyak diantara penyihir yang tidak menyukai keterlibatan mereka dengan Muggle. Untuk beberapa kasus ekstrim tertentu, para kaum penyihir berdarah murni, tidak menyukai kaum Muggle dan campuran dari Muggle-Penyihir, atau yang disebut darah campuran. Setara dengan opini tersebut, beberapa Muggle juga menganggap bahwa Penyihir adalah sosok yang harus ditakuti, karena mereka menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahat. Saat ini, kondisi dunia sihir dan non-sihir yang pada awalnya hidup berdampingan, kemudian terpecah belah, sedang dalam ada kondisi upaya penyatuan kembali kedua dunia seperti sedia kala. Untuk tindakan lebih lanjut, diharapkan adanya pengertian dari kedua belah pihak, untuk berprasangka baik terhadap komunitas lain, dan ditumbuhkan toleransi yang tinggi antara dua kaum, untuk masa depan yang lebih baik
Namun, suatu ketika, timbul kecurigaan dari kaum Muggle bahwa kaum penyihir akan menguasai dunia dengan menggunakan kekuatan sihirnya, lalu menghancurkan kaum Muggle. Tidak sedikit dari mereka yang menyiksa anggota dari komunitas lainnya, demi untuk menghindarkan ancaman dari kelompok lain. Seperti diantaranya, kaum Muggle menangkap dan menyiksa Penyihir, dengan harapan menjauhkan mereka dari ketakutan akan penghancuran pada komunitas mereka. Peritiwa tersebut terjadi sekitar pada abad ke 14 , dimana kaum Muggle menangkap dan membakar para Penyihir. Kaum Muggle dan Kaum Penyihir kemudian memisahkan diri, hidup dalam dunia yang mereka atur sekendak mereka sendiri.Perseteruan diantara dua kaum semakin parah. Hingga akhirnya, 4 penyihir yang dianggap kuat di masa itu (Godric Gryffindor, Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff dan Salazar Slytherin), membangun sekolah untuk para penyihir muda yang jauh dari komunitas Muggle, dan dibuat sedemikian rupa dengan sihir sehingga eksistensi sekolah tersebut dapat dilindungi di masa yang akan datang. Sekolah sihir itu, Hogwarts, didirikan agar para penyihir muda dapat menggunakan kemampuan sihirnya dengan baik, serta dapat mengendalikannya.
Sekolah ini dibangun pada awal masa Millenium. Pada tahun 1600-1700 , kaum Penyihir memutuskan mengambil tindakan yang lebih serius pada kaum Muggle. Hal itu dilakukan agar pertikaian tidak berlarut-larut dan memakan korban dari kedua belah pihak. Ada beberapa penyihir tertentu, tidak menyukai Muggle, dengan anggapan bahwa mereka adalah makhluk yang lemah, dan tidak berdaya. Namun dalam perkembangannya, banyak diantara kaum penyihir yang merubah pola pikirnya. Mereka berpendapat bahwa sudah seharusnya kaum Penyihir meyakinkan pada kaum Muggle, bahwa sihir yang mereka gunakan hanyalah untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menyingkirkan kaum Muggle seperti anggapan sebelumnya. Bahkan percampuran antara kaum Muggle dan Penyihir telah terjadi diantaranya, melalui ikatan perkawinan, dan menurunkan anak setengah penyihir setengah muggle. Banyak diantara penyihir, yang juga menyukai berinteraksi dengan para Muggle pada umumnya, hidup berdampingan dengan damai. Kondisi ini berkembang cukup baik, meyakinkan beberapa penyihir, bahwa suatu saat, komunitas Muggle dan Penyihir, mampu berdampingan dengan baik seperti masa lampau.
Meskipun demikian, banyak diantara penyihir yang tidak menyukai keterlibatan mereka dengan Muggle. Untuk beberapa kasus ekstrim tertentu, para kaum penyihir berdarah murni, tidak menyukai kaum Muggle dan campuran dari Muggle-Penyihir, atau yang disebut darah campuran. Setara dengan opini tersebut, beberapa Muggle juga menganggap bahwa Penyihir adalah sosok yang harus ditakuti, karena mereka menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahat. Saat ini, kondisi dunia sihir dan non-sihir yang pada awalnya hidup berdampingan, kemudian terpecah belah, sedang dalam ada kondisi upaya penyatuan kembali kedua dunia seperti sedia kala. Untuk tindakan lebih lanjut, diharapkan adanya pengertian dari kedua belah pihak, untuk berprasangka baik terhadap komunitas lain, dan ditumbuhkan toleransi yang tinggi antara dua kaum, untuk masa depan yang lebih baik
: : SEJARAH MERLIN : :
Merlin adalah seorang tukang sihir dalam legenda Arthur. Ia pertama muncul secara tertulis dalam Historia Regum Britanniae karya Geoffrey of Monmouth dan didasarkan pada gabungan beberapa tokoh sejarah dan legenda. Geoffrey menggabungkan cerita-cerita mengenai Myrddin Wyllt (Merlinus Caledonensis) yang tidak ada hubungannya dengan Raja Arthur dengan cerita-cerita Ambrosius Aurelianus untuk membentuk tokoh yang dinamainya Merlin Ambrosius.
I. Merlin dengan seribu wajahnya
Merlin merupakan salah satu dari figure yang paling mempesona dalam literature Walesi dan Legenda Arthur. Merlin adalah seorang laki-laki misteri dan sihir; pertentangan dan kontroversi mengepung hidup nya. Merlin mengenakan banyak topi : ia adalah suatu ahli sihir/ jagoan atau tukang sihir, seorang nabi, suatu penyair, suatu penasehat dan suatu guru privat. Ia nampak sebagai anak laki-laki muda dengan tidak mempunyai bapak. Ia nampak sebagai suatu orang tua bijaksana , dengan memberi kebijaksanaan nya kepada empat Para raja Britania secara turun temurun.
Menurut sejarawan Wales, Nennius, Merlin nampak sebagai anak laki-laki muda, hanyalah di bawah nama Emrys atau sebagai Ambrosius dalam Latin, dengan Raja Britania, Vortigern.
Dalam karyanya, sejarah dengan judul merekatkan kembali Britanniae (” Sejarah Para raja Inggris”, c. 1137), Geoffrey Monmouth menulis bahwa Merlin adalah seorang putra suatu biarawati dan cucu lelaki Raja Demetia di selatan Wales. Seperti bapak nya, ia adalah baik suatu setan maupun suatu mimpi buruk. Merlin adalah suatu paradox, ia adalah putra setan, namun ia adalah pelayan Tuhan.
Merlin telah dikenali kepada penyair Wales khayal nama Myrddin almarhum 6th abad, di (dalam) puisi Wales yang di sebut Afallenau dan beberapa lain syair/puisi, yang dipelihara naskah yang di kenal sebagai Buku Hitam Carmarthen , c. 1250.
II. Putra setan?
Secara tradisi ia dilahirkan dari ayah incubus dan ibu manusia, dan mendapat kekuatan sihirnya dari perpaduan yang ajaib ini. Incubus adalah setan yang menghamili ibu Merlin di malam saat ibu Merlin ini tidur tanpa berdoa terlebih dahuhlu. Hingga wanita ini hamil dan tidak bias menjelaskan asal muasal kehamilannya. Merlin menjadi penasehat raja Arthur sampai ia disihir dan ditawan oleh Lady of the Lake. Legenda lain mengatakan bahwa ia jatuh cinta padanya dan hidup bersamanya dengan bahagia.
III. Merlin dan Arthur
Ketika luther meninggal, Merlin memberitahu Baron logres bahwa hanya orang yang bisa mencabut pedang dari batu tersebut yang akan menjadi raja yang sah. Merlin sangat bertanggung jawab atas penyerahan mahkota pada Arthur. Beberapa raja merasa tidak percaya jika hanya Arthur yang bisa mengambil pedang tersebut dari batu. Merlin ikut terlibat untuk membantu Arthur, memeberikan srategi pada Arthur, agar Arthur bisa memenangkan perseterruan dan perperangan melawan para baron yang memberontak.
Ketika Arthur mematahkan pedang yang dimenangkannya dari perperangan dengan King Pellinor (Pellehen), Merlin membawa Arthur ke danau dimana ia menerima pedang baru dari ‘The Lady of Lake’ yaitu pedang Excallibur yang asli. Merlin mengatakan pada raja muda, bahwa sarung pedang lebih baik dari pedang, karena akan melindunginya dari luka dan pendarahan saat membawa pedang ini. Kemudian nantinya Morgan le Fay akan mencuri sarung pedang tersebut.
Merlin tidak hanya menjadi penasehat ke Arthur. Di Didot Perceval, ia membantu Perceval dalam beberapa petualangan. Dalam ‘Deretan Du Merlin’, Merlin tidak berhasil mencoba untuk memandu Tuan Balin.
Merlin meramalkan kebesaran Lancelot Dan Tristan, meskipun Merlin meninggal tidak lama sesudah Lancelot telah dilahirkan
IV. Nasib Merlin
Ada beberapa versi Kematian Merlin’s atau hilangnya yang secarra misterius dari legenda . Merlin telah dilibatkan dalam Konsepsi Arthur’s, tetapi tidak nampak lagi di dalam Pemerintahan Arthur’s.
Dalam cerita selanjutnya, Merlin masih hidup ketika Arthur menjadi raja. Di (dalam) Didot Perceval, ia hidup lebih lama dari Arthur dan ksatria Meja Bundar, di (dalam) pertempuran yang akhir melawan terhadap Mordred. [Itu] adalah ia yang memandu Perceval di [dalam] langkah akhir mencari Grail Yang suci [itu]. Merlin menceritakan [kepada] Perceval yang ia tidak akan mati sampai akhir dunia.
Dalam beberapa cerita, seorang gadis yang telah menjerat Merlin di (dalam) suatu keterpikatan. yang paling terkenal Adalah ‘The Lady of Lake’. Lagi, ada sedikit versi [yang] menyertakan kematian nya di tangan ‘The Lady of Lake’.
The Lady of Lake adalah suatu ahli sihir wanita kuat dan nyonya Otherworldly dunia, yang tersembunyi oleh illusionary danau. Tha Lady of Lake telah dikenal oleh beberapa lain nama, seperti Niniane, Viviane Dan Nimue. Kebingungan lebih lanjut muncul ketika pengarang beberapa mendaftar beberapa wanita-wanita dengan sebutan/judul The Lady of The Lake.
Variasi nama tergantung pada pengarang itu sendiri, tetapi apapun namanya, yang paling utama adalah ibu angkat Lancelot Dan Ahli sihir wanita yang telah menjerat Merlin di (dalam) suatu keterpikatan. Dia nampak baik Niniane Maupun Viviane di (dalam) Terjemahan Injil dalam bahasalatin Atau Post-Vulgate beredar; [selagi/sedang] Morte D’Arthur, Malory [memanggil/hubungi] Nimue nya.
Di (dalam) Terjemahan Injil dalam bahasalatin Merlin, Niniane Atau Viviane, The Lady of Lake menjumpai Merlin untuk pertama kali, saat dia hanya berumur duabelas tahun. Dia telah dibuat kagum oleh kekuatan Merlin. Dia berjanji untuk mencintai dia jika Merlin akan mengajar nya semua seni nya. Bertahun-Tahun kemudian, Merlin jumpa Niniane lagi. Melalui/Sampai dalih, Niniane menggoda dan menggunakan sihir nya untuk mengurungnya di dalam menara, dimana Merlin tidak bisa mempunyai kekuatan untuk keluar. Dan The Lady of lake bisa sesuka hati untuk mengunjunginya.
Dia menggunakan Cinta Merlin’s, sedemikian sehingga ia akan mengajar sihir nya nya. Sebagai balasan, untuk/karena pelajaran di (dalam) sihir, Niniane menawarkan untuk kembali[kan cinta nya, tak lain hanya suatu dalih untuk memperoleh [kuasa/ tenaga] untuk menjerat ahli sihir/ jagoan [itu]. Merlin juga telah membangun rumah nya di Danau Diana, di dalam hutan Broceliande, [yang] mungkin di (dalam) Brittany. Dengan [kuasa/ tenaga] nya, ia sembunyi[kan] daerah nya kasat mata, sedemikian sehingga seseorang [siapa] yang bepergian dengan, akan hanya lihat danau [itu] sebagai ganti rumah nya.
Di hutan Broceliande yang menyedihkan ( beberapa [memanggil/hubungi] ia/nya Darnantes), Niniane menggunakan Sihir Kepunyaan Merlin’s melawan terhadap tukang sihir; dia memakamkan Merlin di dalam batu karang.
I. Merlin dengan seribu wajahnya
Merlin merupakan salah satu dari figure yang paling mempesona dalam literature Walesi dan Legenda Arthur. Merlin adalah seorang laki-laki misteri dan sihir; pertentangan dan kontroversi mengepung hidup nya. Merlin mengenakan banyak topi : ia adalah suatu ahli sihir/ jagoan atau tukang sihir, seorang nabi, suatu penyair, suatu penasehat dan suatu guru privat. Ia nampak sebagai anak laki-laki muda dengan tidak mempunyai bapak. Ia nampak sebagai suatu orang tua bijaksana , dengan memberi kebijaksanaan nya kepada empat Para raja Britania secara turun temurun.
Menurut sejarawan Wales, Nennius, Merlin nampak sebagai anak laki-laki muda, hanyalah di bawah nama Emrys atau sebagai Ambrosius dalam Latin, dengan Raja Britania, Vortigern.
Dalam karyanya, sejarah dengan judul merekatkan kembali Britanniae (” Sejarah Para raja Inggris”, c. 1137), Geoffrey Monmouth menulis bahwa Merlin adalah seorang putra suatu biarawati dan cucu lelaki Raja Demetia di selatan Wales. Seperti bapak nya, ia adalah baik suatu setan maupun suatu mimpi buruk. Merlin adalah suatu paradox, ia adalah putra setan, namun ia adalah pelayan Tuhan.
Merlin telah dikenali kepada penyair Wales khayal nama Myrddin almarhum 6th abad, di (dalam) puisi Wales yang di sebut Afallenau dan beberapa lain syair/puisi, yang dipelihara naskah yang di kenal sebagai Buku Hitam Carmarthen , c. 1250.
II. Putra setan?
Secara tradisi ia dilahirkan dari ayah incubus dan ibu manusia, dan mendapat kekuatan sihirnya dari perpaduan yang ajaib ini. Incubus adalah setan yang menghamili ibu Merlin di malam saat ibu Merlin ini tidur tanpa berdoa terlebih dahuhlu. Hingga wanita ini hamil dan tidak bias menjelaskan asal muasal kehamilannya. Merlin menjadi penasehat raja Arthur sampai ia disihir dan ditawan oleh Lady of the Lake. Legenda lain mengatakan bahwa ia jatuh cinta padanya dan hidup bersamanya dengan bahagia.
III. Merlin dan Arthur
Ketika luther meninggal, Merlin memberitahu Baron logres bahwa hanya orang yang bisa mencabut pedang dari batu tersebut yang akan menjadi raja yang sah. Merlin sangat bertanggung jawab atas penyerahan mahkota pada Arthur. Beberapa raja merasa tidak percaya jika hanya Arthur yang bisa mengambil pedang tersebut dari batu. Merlin ikut terlibat untuk membantu Arthur, memeberikan srategi pada Arthur, agar Arthur bisa memenangkan perseterruan dan perperangan melawan para baron yang memberontak.
Ketika Arthur mematahkan pedang yang dimenangkannya dari perperangan dengan King Pellinor (Pellehen), Merlin membawa Arthur ke danau dimana ia menerima pedang baru dari ‘The Lady of Lake’ yaitu pedang Excallibur yang asli. Merlin mengatakan pada raja muda, bahwa sarung pedang lebih baik dari pedang, karena akan melindunginya dari luka dan pendarahan saat membawa pedang ini. Kemudian nantinya Morgan le Fay akan mencuri sarung pedang tersebut.
Merlin tidak hanya menjadi penasehat ke Arthur. Di Didot Perceval, ia membantu Perceval dalam beberapa petualangan. Dalam ‘Deretan Du Merlin’, Merlin tidak berhasil mencoba untuk memandu Tuan Balin.
Merlin meramalkan kebesaran Lancelot Dan Tristan, meskipun Merlin meninggal tidak lama sesudah Lancelot telah dilahirkan
IV. Nasib Merlin
Ada beberapa versi Kematian Merlin’s atau hilangnya yang secarra misterius dari legenda . Merlin telah dilibatkan dalam Konsepsi Arthur’s, tetapi tidak nampak lagi di dalam Pemerintahan Arthur’s.
Dalam cerita selanjutnya, Merlin masih hidup ketika Arthur menjadi raja. Di (dalam) Didot Perceval, ia hidup lebih lama dari Arthur dan ksatria Meja Bundar, di (dalam) pertempuran yang akhir melawan terhadap Mordred. [Itu] adalah ia yang memandu Perceval di [dalam] langkah akhir mencari Grail Yang suci [itu]. Merlin menceritakan [kepada] Perceval yang ia tidak akan mati sampai akhir dunia.
Dalam beberapa cerita, seorang gadis yang telah menjerat Merlin di (dalam) suatu keterpikatan. yang paling terkenal Adalah ‘The Lady of Lake’. Lagi, ada sedikit versi [yang] menyertakan kematian nya di tangan ‘The Lady of Lake’.
The Lady of Lake adalah suatu ahli sihir wanita kuat dan nyonya Otherworldly dunia, yang tersembunyi oleh illusionary danau. Tha Lady of Lake telah dikenal oleh beberapa lain nama, seperti Niniane, Viviane Dan Nimue. Kebingungan lebih lanjut muncul ketika pengarang beberapa mendaftar beberapa wanita-wanita dengan sebutan/judul The Lady of The Lake.
Variasi nama tergantung pada pengarang itu sendiri, tetapi apapun namanya, yang paling utama adalah ibu angkat Lancelot Dan Ahli sihir wanita yang telah menjerat Merlin di (dalam) suatu keterpikatan. Dia nampak baik Niniane Maupun Viviane di (dalam) Terjemahan Injil dalam bahasalatin Atau Post-Vulgate beredar; [selagi/sedang] Morte D’Arthur, Malory [memanggil/hubungi] Nimue nya.
Di (dalam) Terjemahan Injil dalam bahasalatin Merlin, Niniane Atau Viviane, The Lady of Lake menjumpai Merlin untuk pertama kali, saat dia hanya berumur duabelas tahun. Dia telah dibuat kagum oleh kekuatan Merlin. Dia berjanji untuk mencintai dia jika Merlin akan mengajar nya semua seni nya. Bertahun-Tahun kemudian, Merlin jumpa Niniane lagi. Melalui/Sampai dalih, Niniane menggoda dan menggunakan sihir nya untuk mengurungnya di dalam menara, dimana Merlin tidak bisa mempunyai kekuatan untuk keluar. Dan The Lady of lake bisa sesuka hati untuk mengunjunginya.
Dia menggunakan Cinta Merlin’s, sedemikian sehingga ia akan mengajar sihir nya nya. Sebagai balasan, untuk/karena pelajaran di (dalam) sihir, Niniane menawarkan untuk kembali[kan cinta nya, tak lain hanya suatu dalih untuk memperoleh [kuasa/ tenaga] untuk menjerat ahli sihir/ jagoan [itu]. Merlin juga telah membangun rumah nya di Danau Diana, di dalam hutan Broceliande, [yang] mungkin di (dalam) Brittany. Dengan [kuasa/ tenaga] nya, ia sembunyi[kan] daerah nya kasat mata, sedemikian sehingga seseorang [siapa] yang bepergian dengan, akan hanya lihat danau [itu] sebagai ganti rumah nya.
Di hutan Broceliande yang menyedihkan ( beberapa [memanggil/hubungi] ia/nya Darnantes), Niniane menggunakan Sihir Kepunyaan Merlin’s melawan terhadap tukang sihir; dia memakamkan Merlin di dalam batu karang.
Sejarah Sihir
Dahulu kala, komunitas Penyihir dan Non-Penyihir, atau yang disebut Muggle, hidup tenteram dan berdampingan. Bahkan menurut sejaran Mesir kuno, Penyihir sangat dihormati di komunitas Muggle. Seorang penyihir biasanya menjadi Imam suatu kaum atau penasehat Raja. Penyihir di komunitas Muggle, atau yang disebut Shaman, menduduki posisi penting di pemerintahan, dan memimpin upacara tertentu.
Namun, suatu ketika, timbul kecurigaan dari kaum Muggle bahwa kaum penyihir akan menguasai dunia dengan menggunakan kekuatan sihirnya, lalu menghancurkan kaum Muggle. Tidak sedikit dari mereka yang menyiksa anggota dari komunitas lainnya, demi untuk menghindarakan ancaman dari kelompok lain. Seperti diantaranya, kaum Muggle menangkap dan menyiksa Penyihir, dengan harapan menjauhkan mereka dari ketakutan akan penghancuran pada komunitas mereka. Peritiwa tersebut terjadi sekitar pada abad ke 14, dimana kaum Muggle menangkap dan membakar para Penyihir. Kaum Muggle dan Kaum Penyihir kemudian memisahkan diri, hidup dalam dunia yang mereka atur sekendak mereka sendiri.
Perseteruan diantara dua kaum semakin parah. Hingga akhirnya, 4 penyihir yang dianggap kuat di masa itu (Godric Gryffindor, Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff dan Salazar Slytherin), membangun sekolah untuk para penyihir muda yang jauh dari komunitas Muggle, dan dibuat sedemikian rupa dengan sihir sehingga eksistensi sekolah tersebut dapat dilindungi di masa yang akan datang. Sekolah sihir itu, Hogwarts, didirikan agar para penyihir muda dapat menggunakan kemampuan sihirnya dengan baik, serta dapat mengendalikannya. Sekolah ini dibangun pada awal masa Millenium.
Pada tahun 1600-1700, kaum Penyihir memutuskan mengambil tindakan yang lebih serius pada kaum Muggle. Hal itu dilakukan agar pertikaian tidak berlarut-larut dan memakan korban dari kedua belah pihak. Ada beberapa penyihir tertentu, tidak menyukai Muggle, dengan anggapan bahwa mereka adalah makhluk yang lemah, dan tidak berdaya.
Namun dalam perkembangannya, banyak diantara kaum penyihir yang merubah pola pikirnya. Mereka berpendapat bahwa sudah seharusnya kaum Penyihir meyakinkan pada kaum Muggle, bahwa sihir yang mereka gunakan hanyalah untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menyingkirkan kaum Muggle seperti anggapan sebelumnya. Bahkan percampuran antara kaum Muggle dan Penyihir telah terjadi diantaranya, melalui ikatan perkawinan, dan menurunkan anak setengah penyihir setengah muggle. Banyak diantara penyihir, yang juga menyukai berinteraksi dengan para Muggle pada umumnya, hidup berdampingan dengan damai.
Kondisi ini berkembang cukup baik, meyakinkan beberapa penyihir, bahwa suatu saat, komunitas Muggle dan Penyihir, mampu berdampingan dengan baik seperti masa lampau. Meskipun demikian, banyak diantara penyihir yang tidak menyukai keterlibatan mereka dengan Muggle. Untuk beberapa kasus ekstrim tertentu, para kaum penyihir berdarah murni, tidak menyukai kaum Muggle dan campuran dari Muggle-Penyihir, atau yang disebut darah murni. Setara dengan opini tersebut, beberapa Muggle juga menganggap bahwa Penyihir adalah sosok yang harus ditakuti, karena mereka menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahat.
Saat ini, kondisi dunia sihir dan non-sihir yang pada awalnya hidup berdampingan, kemudian terpecah belah, sedang dalam ada kondisi upaya penyatuan kembali kedua dunia seperti sedia kala. Untuk tindakan lebih lanjut, diharapkan adanya pengertian dari kedua belah pihak, untuk berprasangka baik terhadap komunitas lain, dan ditumbuhkan toleransi yang tinggi antara dua kaum, untuk masa depan yang lebih baik.
Namun, suatu ketika, timbul kecurigaan dari kaum Muggle bahwa kaum penyihir akan menguasai dunia dengan menggunakan kekuatan sihirnya, lalu menghancurkan kaum Muggle. Tidak sedikit dari mereka yang menyiksa anggota dari komunitas lainnya, demi untuk menghindarakan ancaman dari kelompok lain. Seperti diantaranya, kaum Muggle menangkap dan menyiksa Penyihir, dengan harapan menjauhkan mereka dari ketakutan akan penghancuran pada komunitas mereka. Peritiwa tersebut terjadi sekitar pada abad ke 14, dimana kaum Muggle menangkap dan membakar para Penyihir. Kaum Muggle dan Kaum Penyihir kemudian memisahkan diri, hidup dalam dunia yang mereka atur sekendak mereka sendiri.
Perseteruan diantara dua kaum semakin parah. Hingga akhirnya, 4 penyihir yang dianggap kuat di masa itu (Godric Gryffindor, Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff dan Salazar Slytherin), membangun sekolah untuk para penyihir muda yang jauh dari komunitas Muggle, dan dibuat sedemikian rupa dengan sihir sehingga eksistensi sekolah tersebut dapat dilindungi di masa yang akan datang. Sekolah sihir itu, Hogwarts, didirikan agar para penyihir muda dapat menggunakan kemampuan sihirnya dengan baik, serta dapat mengendalikannya. Sekolah ini dibangun pada awal masa Millenium.
Pada tahun 1600-1700, kaum Penyihir memutuskan mengambil tindakan yang lebih serius pada kaum Muggle. Hal itu dilakukan agar pertikaian tidak berlarut-larut dan memakan korban dari kedua belah pihak. Ada beberapa penyihir tertentu, tidak menyukai Muggle, dengan anggapan bahwa mereka adalah makhluk yang lemah, dan tidak berdaya.
Namun dalam perkembangannya, banyak diantara kaum penyihir yang merubah pola pikirnya. Mereka berpendapat bahwa sudah seharusnya kaum Penyihir meyakinkan pada kaum Muggle, bahwa sihir yang mereka gunakan hanyalah untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menyingkirkan kaum Muggle seperti anggapan sebelumnya. Bahkan percampuran antara kaum Muggle dan Penyihir telah terjadi diantaranya, melalui ikatan perkawinan, dan menurunkan anak setengah penyihir setengah muggle. Banyak diantara penyihir, yang juga menyukai berinteraksi dengan para Muggle pada umumnya, hidup berdampingan dengan damai.
Kondisi ini berkembang cukup baik, meyakinkan beberapa penyihir, bahwa suatu saat, komunitas Muggle dan Penyihir, mampu berdampingan dengan baik seperti masa lampau. Meskipun demikian, banyak diantara penyihir yang tidak menyukai keterlibatan mereka dengan Muggle. Untuk beberapa kasus ekstrim tertentu, para kaum penyihir berdarah murni, tidak menyukai kaum Muggle dan campuran dari Muggle-Penyihir, atau yang disebut darah murni. Setara dengan opini tersebut, beberapa Muggle juga menganggap bahwa Penyihir adalah sosok yang harus ditakuti, karena mereka menggunakan kekuatannya untuk tujuan jahat.
Saat ini, kondisi dunia sihir dan non-sihir yang pada awalnya hidup berdampingan, kemudian terpecah belah, sedang dalam ada kondisi upaya penyatuan kembali kedua dunia seperti sedia kala. Untuk tindakan lebih lanjut, diharapkan adanya pengertian dari kedua belah pihak, untuk berprasangka baik terhadap komunitas lain, dan ditumbuhkan toleransi yang tinggi antara dua kaum, untuk masa depan yang lebih baik.
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- Dwhieva raven peverell-pureblood
- Gresik, Jawa Timur, Indonesia
- ok this is simple.. my name is Eva Dwhie u can call me Eva,im from Indonesia.im 16 years old almost 17 years old :) I LOVE ALLAH I LOVE MUHAMMAD SAW I LOVE MY FAMILY I LOVE MY SELF I LOVE MY FRIEND I LOVE JUSTIN BIEBER I LOVE HARRY POTTER I LOVE U ALL
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.
Daftar Blog Saya
-
JADWAL PELAJARAN TERBARU PER 28 APRIL 2013 - Berikut adalah jadwal pelajaran terbaru IHSW : *SENIN* - 15.00 WIB - Transfiguration By Prof Jeje (https://www.facebook.com/pages/Transfiguration...13 tahun yang lalu
-
Edisi Khusus Tentang IHSW - Buat kamu semua yang merasa Harry Potter Freak (HPF),pasti kurang lengkap rasanya kalau belum menyelami dunia harry potter yang sebenarnya. Pernahkah kamu...15 tahun yang lalu
-
TERMOKIMIA - TERMOKIMIA Termokimia ialah cabang kimia yang berhubungan dengan hubungan timbal balik panas dengan reaksi kimia atau dengan perubahan keadaan fisika. Se...15 tahun yang lalu
-
Total Tayangan Halaman
RAVENCLAW
Label
- About HARPOT (3)
- ARITHMANCY (3)
- HERBOLOGY (8)
- Mantra (2)
- Novel Harry Potter 7 (3)
- POTIONS (7)
- PTIH (2)
- RUNE KUNO (3)
- SATWA GAIB (4)
- SEJARAH SIHIR (3)
- Tentang Hogwarts (2)
- TRANSFIGURASI (2)
- WAND (2)





















