Selasa, 08 Maret 2011

PostHeaderIcon RELIKUI KEMATIAN

1. Tongkat Elder
Tongkat Elder, yang melegenda sepanjang sejarah sebagai “Tongkat Kematian” atau “Tongkat Takdir”, adalah tongkat sihir yang sangat kuat yang dibuat dari kayu pohon elder. Kemungkinan, tongkat ini adalah tongkat yang paling kuat yang pernah …ada, dan bila digunakan oleh pemiliknya yang sah, ia kemungkinan tidak dapat dikalahkan dalam duel. Sebagaimana biasanya tongkat-tongkat sihir lainnya, Tongkat ini pun tidak akan mengizinkan dirinya digunakan untuk mencelakai pemiliknya yang sah. Kepemilikan tongkat sihir pun merupakan hal yang rumit. Sebagaimana dinyatakan oleh pembuat tongkat sihir Ollivander, kepemilikan suatu tongkat sihir hanya dapat dipindahkan secara tepat. Tongkat ini akan menundukkan diri kepada seorang pemilik yang baru, jika pemilik lamanya dikalahkan, dilucuti, dipingsankan, atau dibunuh. Hal ini dapat terjadi baik melalui duel sihir maupun melalui jalan non-sihir (membunuh seperti Muggle, misalnya). Jika pemilik tongkat meninggal tanpa dikalahkan, maka kekuatan tongkat sihir akan padam juga karena kekuatan itu tidak pernah dimenangkan dari pemiliknya.
Setelah menyombongkan tongkat sihirnya yang tak terkalahkan, Antioch Peverell tewas terbunuh ketika tidur oleh seorang musuh yang menginginkan tongkat itu. Sejak itu, tongkat sihir ini berpindah-pindah tangan di antara para penyihir yang haus kekuasaan. Setelah melalui beberapa masa, tongkat itu jatuh ke tangan Gregorovitch, seorang pembuat tongkat sihir Bulgaria. Gregorovitch berkoar mengenai Tongkat Elder yang dimilikinya untuk menaikkan popularitasnya ketika ia menghadapi persaingan dengan Ollivander. Ia berusaha mengungkapkan rahasia kedigdayaan Tongkat itu. Tongkat Elder kemudian jatuh ke tangan Gellert Grindelwald, yang mencurinya dari pembuat tongkat sihir yang terkenal itu. Tidak diketahui apakah Gregorovitch berhasil mengungkapkan rahasia Tongkat itu tapi ia mendapatkan reputasi terkenal di Eropa. Grindelwald kemungkinan memingsankan Gregorovitch ketika ia mencuri tongkat itu, karena Grindelwald mendapatkan kesetiaan tongkat itu. Kepemilikan Tongkat Elder kemudian berpindah ke Albus Dumbledore ketika ia mengalahkan Grindelwald. Dalam novel, Rowling tidak pernah secara eksplisit menuliskan bagaimana Grindelwald menjadi pemilik yang sah atas Tongkat Elder.
Ketika Dumbledore merencanakan kematiannya dengan Severus Snape, ia memaksudkan agar Snapelah yang mendapatkan Tongkat Elder tersebut. Dalam skenario ini, karena kematiannya bukan hasil dikalahkan, Dumbledore berharap agar dengan demikian kekuatan tongkat itu pun akan turut padam mengikuti kematiannya. Namun demikian, karena Draco Malfoy melucuti Dumbledore, maka rencana ini gagal dan Draco menjadi pemilik baru dari tongkat itu tanpa menyadarinya. Setelah kematian Dumbledore, tongkat ini diletakkan di dalam makam putihnya. Voldemort kemudian membuka makam tersebut dan mencuri tongkat itu menjadi miliknya. Belakangan ia menyadari bahwa ia tidak menjadi pemilik sesungguhnya dari tongkat itu karena ia tidak mengalahkan pemilik sebelumnya. Ia salah mengira bahwa tongkat itu telah menjadi milik Snape, karena Snapelah yang membunuh Dumbledore. Hak atas tongkat itu kemudian berpindah kepada Harry setelah ia melucuti Draco, walaupun Draco belum pernah sekalipun memegang Tongkat Elder itu.
Voldemort meluncurkan empat kali Kutukan Pembunuh kepada Harry, tetapi setiap kali selalu mengalami kegagalan. Kutukan Pembunuh yang pertama gagal, menurut Dumbledore, dikarenakan pengorbanan diri Lily Potter untuk melindungi Harry, dan setelahnya Harry menjadi Horcrux secara tidak sengaja. Kutukan yang kedua terjadi dalam buku keempat, ketika kedua inti tongkat melindungi Harry dan memberikan waktu kepada Harry untuk melarikan diri. Dalam kutukan pembunuh yang ketiga, Tongkat Elder menghancurkan bagian jiwa Voldemort yang berada dalam Harry (Voldemort tidak dapat membunuh Harry, tapi ia dapat menghancurkan bagian dari dirinya sendiri). Kutukan Pembunuh yang ketiga ini merobohkan Harry hingga ia masuk ke kondisi seperti-mati untuk beberapa saat, di mana ia mendapatkan pilihan untuk “terus melanjutkan” ke kehidupan setelah kematian, atau kembali ke dunia, dan ia memilih kembali. Kutukan Cruciatus Voldemort, yang digunakan terhadap Harry ketika Voldemort mengira bahwa ia telah tewas, tidak menyebabkan kesakitan atas Harry. Dalam pertempuran terakhir, Tongkat Elder mengenali tuannya yang sesungguhnya dan ketika menghadapi mantera Expelliarmus dari Harry, tongkat itu menyebabkan kutukan pembunuh terakhir Voldemort berbalik dan membunuh dirinya sendiri. Harry adalah pemilik yang sejati dari tongkat itu dan tongkat itu tidak dapat menyakitinya.
Harry belakangan mempergunakan Tongkat Elder untuk memperbaiki tongkatnya sendiri yang telah patah. Tindakan ini sebetulnya dianggap mustahil menurut Ollivander.
Rowling mengungkapkan dalam salah satu wawancaranya bahwa salah satu judul yang dipertimbangkan sebelum Harry Potter dan Relikui Kematian adalah Harry Potter and the Elder Wand[2]
Harry bermaksud mengembalikan tongkat itu ke makam Dumbledore dan bermaksud agar jika ia meninggal secara alami, maka kekuatan tongkat itu akan turut padam.
2. Batu Kebangkitan
Batu Kebangkitan memiliki kekuatan bagi pemiliknya untuk melihat dan berkomunikasi dengan mereka yang sudah meninggal. Menurut dongeng mengenai asal usul Relikui Kematian, setelah mempergunakan Batu Kebangkitan, pemilik aslinya, Cadmus Peve…rell, membunuh dirinya sendiri setelah melihat tunangannya yang telah meninggal tapi tidak sungguh-sungguh bersama-sama dengannya. Setelah beberapa waktu, batu itu menjadi milik Marvolo Gaunt dalam bentuk cincin. Baik Albus Dumbledore dan Gellert Grindelwald menginginkan batu tersebut, tapi untuk alasan yang berbeda. Sementara Dumbledore menginginkannya untuk berkomunikasi dengan keluarganya yang telah meninggal, Grindelwald bermaksud menggunakannya untuk membuat tentara Inferi. Voldemort mengubah cincin itu menjadi sebuah Horcrux, tanpa menyadari kemampuan sihir dari batu yang bertahta pada cincin tersebut. Batu ini kemudian digunakan terakhir oleh Harry Potter sebelum ia menghadapi Lord Voldemort.[HP7]
Dumbledore menemukan cincin tersebut di antara reruntuhan rumah keluarga Gaunt, dan dengan segera menyadari bahwa benda itu adalah horcrux sekaligus salah satu dari ketiga Relikui Kematian. Karena kegairahannya akan penemuan Batu Kebangkitan itu, Dumbledore melupakan bahwa Horcrux itu kemungkinan besar telah dikutuk. Dimotivasi oleh hasrat terdalamnya, ia segera mencoba mempergunakan Batu itu untuk berbicara dengan keluarganya yang telah meninggal. Namun demikian, kutukan yang terdapat pada horcrux itu merusakkan lengannya dan mulai menyebar ke seluruh tubuhnya. Walaupun penyebaran itu berhasil dilokalisasi oleh Severus Snape di sebatas lengannya yang rusak dan menghitam saja, Dumbledore sama saja telah dihukum mati, hanya memiliki kemungkinan satu tahun untuk hidup. Sebelum meminta pertolongan Snape, Dumbledore telah menghancurkan terlebih dahulu Horcrux tersebut, dengan menggunakan pedang Godric Gryffindor. Batu itu kemudian diwariskan kepada Harry dalam wasiat Dumbledore, tersembunyi dalam Golden Snitch, yang ditangkap Harry dalam pertandingan Quidditch pertamanya. Snitch ini menampakkan sebuah pesan “Aku membuka pada akhirnya” ketika bersentuhan dengan bibir Harry. Harry tidak dapat membuka Snitch hingga akhirnya ketika ia hendak mengorbankan dirinya untuk dibunuh oleh Voldemort, ia menyadari bahwa “akhirnya” berarti kematian. Ketika ia membisikkan, “Aku sedang menuju kematian”, Snitch itu membuka dan memperlihatkan Batu Kebangkitan di dalamnya. Harry menggunakan batu itu untuk memanggil orang tuanya, Sirius Black, dan Remus Lupin yang menenangkan dirinya sebelum ia menemui Voldemort.
Batu tersebut tergelincir dari jari-jari Harry yang kebas di Hutan Terlarang. Ia dan lukisan Dumbledore belakangan setuju bahwa Harry tidak akan mencari kembali batu itu ataupun memberi tahu orang lain di mana batu itu berada, guna mencegah ketiga Relikui Kematian disatukan kembali oleh seorang penyihir. Dalam sebuah wawancara, Rowling mengatakan bahwa ia lebih suka mempercayai bahwa salah satu centaurus menginjak batu itu dan menyebabkannya terkubur untuk selamanya. Dengan demikian, batu itu kemungkinan tidak akan pernah ditemukan lagi di Hutan Terlarang.
3. Jubah Gaib
Dalam legenda sihir, Jubah Gaib memiliki kekuatan untuk menutupi penggunanya dari penglihatan Sang Maut. Jubah Gaib ini adalah jubah gaib yang sejati yang tidak dapat lekang oleh waktu maupun mantera, seperti jubah gaib biasa lainnya yang d…igambarkan dalam dunia Harry Potter yang ditenun dari rambut makhluk gaib yang dikenal seperti Demiguise, yang dapat menjadi buram seiring waktu dan mudah dirusak oleh beragam mantera.[HP7] Jubah ini pada mulanya dimiliki oleh Ignotus Peverell yang dimakamkan di Godric’s Hollow, dan diwariskan turun-temurun hingga kepada James Potter dan, akhirnya kepada Harry Potter, yang akhirnya menemukan bahwa dirinya adalah keturunan Ignotus. Jubah ini tidak sedang dipegang oleh James Potter ketika ia terbunuh; karena sebelumnya telah dipinjamkannya kepada Dumbledore yang memiliki ketertarikan besar akan Relikui Kematian. Ketika ia menyadari bahwa James Potter kemungkinan memiliki Jubah Gaib legendaris itu, ia meminjamnya untuk “mempelajarinya”. Pada akhir Buku ke-7, Dumbledore menjelaskan kepada Harry bahwa sihir sejati Jubah itu dapat melindungi baik pemilik maupun orang lainnya, sebagaimana yang dialami Harry dan kawan-kawannya sepanjang seri ini.
Ular tidak dapat melihat mereka yang ada dibalik Jubah Gaib, tapi mereka dapat merasakan pergerakan dan panas tubuh, sehingga dapat mendeteksi orang yang bersembunyi. Pengguna Jubah Gaib juga dapat dideteksi menggunakan mantera “Homenum Revelio”.[1] Dalam Harry Potter dan Piala Api, “Mad-Eye Moody” palsu juga dapat melihat Harry ketika ia mempergunakan Jubah Gaib, dengan menggunakan mata ajaib Moody yang asli.
Harry memutuskan Jubah Gaib sebagai satu-satunya Relik yang akan disimpannya, dan bermaksud untuk mewariskannya kepada keturunannya.

Relikui Kematian dan Horcrux
Pada mulanya, dipercayai bahwa ketiga Relikui Kematian dan Horcrux adalah benda-benda sihir yang dapat memperdayakan kematian. Namun demikian, Dumbledore memberi tahu Harry pada akhir novel ini, Harry Potter dan Relikui Kematian, bahwa meskipun Relikui Kematian menjadikan pemiliknya “menguasai kematian”, ketiga benda itu tidaklah menjadikan pemiliknya hidup abadi. Justru, mereka yang “menguasai kematian” di sini sebetulnya adalah mereka yang tidak takut menghadapi kematian dan mereka adalah orang-orang yang sadar sepenuhnya bahwa setiap orang pada akhirnya harus mati.

Sumber : Wikipedia Indonesia

PostHeaderIcon Just for wand


Wand atau tongkat sihir adalah alat yang digunakan oleh penyihir untuk menyalurkan kekuatan magis. Sebagian besar mantra dilakukan dengan bantuan tongkat. Walaupun ada kemungkinan untuk melakukan sihir tanpa tongkat sihir, tapi hal itu sangat sulit dan membutuhkan banyak konsentrasi dan keterampilan. Hanya penyihir maju dapat melakukan mantra tanpa menggunakan tongkat. Wand adalah “kuasi- hidup,” semudah kita mengayunkan tongkat, semudah itu pula kita ‘menghidupkan’ benda, Hal itu terjadi karna wand diliputi banyak sihir.
Walaupun ada beberapa wand yang mempunyai inti dari makhluk yang sama, ataupun dari kayu yang sama, namun tidak ada dua tongkat yang persis sama.
~wandlore~
Wandlore adalah kelas khusus sihir yang mengacu pada sejarah dan sifat magis dari tongkat. Mr Ollivander mengklaim bahwa itu adalah “cabang kompleks dan misterius sihir.” Gagasan bahwa tongkat memilih wizard adalah salah satu bagian dari wandlore, seperti halnya gagasan bahwa tongkat dapat beralih kesetiaan.
~ bahan ~
Pada umumnya, tongkat sihir berbentuk panjang, terbuat dari batang kayu tipis dengan ‘zat ajaib’ tertanam ke dalam inti mereka. Beberapa kayu yang digunakan meliputi holly, hawthorn, oak, pohon anggur, rosewood, blackthorn, willow, ash, mahoni, yew, dan elder. Inti yang telah didokumentasikan adalah bulu Phoenix, pembuluh jantung Naga, rambut Veela, rambut Unicorn, dan rambut Thestral. Para pembuat tongkat seperti Mr. Ollivander menyebutkan bahwa ia tidak menggunakan rambut Veela,
karena biasanya itu dibuat untuk “temperamental” tongkat. Ada kemungkinan bahwa zat ajaib lainnya dapat digunakan untuk inti, tetapi belum ada yang ditetapkan secara pasti. karakteristik penting lain dari tongkat selain panjang adalah kelenturan, tongkat ada yang bertekstur keras, namun ada juga yang bertekstur lentur. Faktor-faktor ini memiliki beberapa efek pada penggunaan keseluruhan tongkatnya, tetapi saat ini belum jelas pada bagian mana hal tersebut berefek. Ciri-ciri tongkat juga tampaknya memiliki pengaruh pada kecocokan tongkat sihir. Misalnya, tongkat James Potter cukup bagus di Transfigurasi, dan tongkat Lily Evans sangat baik untuk Mantra.
Proses pembuatan tongkat sihir tidak diketahui secara pasti.
~ tongkat pada umumnya ~
Dalam hampir semua kasus yang didokumentasikan, tongkat memilih wizard. Hal ini disebabkan oleh sifat unik tongkat masing-masing, yang harus cocok dengan wizard, karena wizard tidak dapat melakukan sihir jika terdapat konflik antara karakter dan tongkatnya, Ketika mencoba tongkat yang berbeda (tidak cocok), calon wizard dapat menyebabkan beberapa kerusakan. Sayangnya, kesalahan dan kerusakan tersebut adalah satu-satunya cara untuk menemukan tongkat sihir yang sesuai dengan wizardnya. Sebagian besar wandlore berteori bahwa panjang tongkat adalah berbanding lurus dengan ketinggian penyihir, tongkat panjang adalah untuk wizard bertubuh tinggi dan tongkat pendek, untuk wizard yang lebih pendek. Namun, teori ini belum dikonfirmasi.
Contoh ini telah ditemukan, seperti dalam tongkat Dolores Umbridge yang pendek, dan tongkat Ron Weasley dan Rubeus Hagrid yang panjang. Jika hal ini terjadi, kemungkinan ketinggian tersebut hanya diperhitungkan pada waktu membeli, karena pada awalnya Draco lebih pendek dari Harry sehingga tongkat Draco lebih pendek dari Harry, tapi Draco akhirnya lebih tinggi dari Harry setelah dewasa.
Tongkat mampu berubah kepemilikannya. Ketika master tongkat tersebut dilucuti, atau dibunuh,ataupun tidak punya tongkat tetapi mereka menyambar dari tangan pemiliknya, tongkat akan menerima penyerang tuannya yang lama itu sebagai master baru. Hal ini akan terjadi meskipun tongkat tersebut tidak dalam kepemilikan salah satu dari dua orang yang terlibat. Namun, sebagian besar tongkat berbagi kesamaan dengan tuan mereka dan tidak akan mudah menghentikan kesetiaan nya dengan tuan sebelumnya. Sebaliknya, tongkat yang diambil secara paksa dalam keadaan alam murni kompetitif atau ramah, atau dicuri tanpa menyerang master sebelumnya tidak akan mengubah kesetiaannya.
Wands bisa dipatahkan oleh mantra atau dengan kerusakan fisik. Tongkat dalam kondisi ini akan memiliki kemampuan magis yang sangat kurang. Bahkan ketika diperbaiki, kemampuannya tidak akan meningkat dan tongkat itu bisa pecah lagi ketika melakukan sihir. Tongkat Elder mampu memperbaiki tongkat yang benar-benar rusak, meskipun kemampuan ini mungkin hilang jika master saat ini (Harry Potter) meninggal terkalahkan, karena sebagian besar kekuatan tongkat itu akan menghilang dengan dia.
Tongkat adalah kuasi hidup, yang berarti bahwa walaupun mereka tidak dapat berpikir atau berkomunikasi seperti manusia, mereka dapat melakukan tindakan tertentu melalui keinginan mereka sendiri. Ini adalah penyebab bagaimana mereka dapat memilih wizard mereka, dan juga menjelaskan bagaimana tongkat Harry mampu bertindak sendiri terhadap Voldemort.
menunjukkan petunjuk kepribadian mereka, seperti rasa malu (keengganan untuk keluar dari kotak mereka sebelum dibeli ).
~ Hak penggunaan ~
Non manusia, seperti goblin dan peri rumah, dilarang memiliki atau menggunakan tongkat. Untuk goblin khususnya, ini telah menjadi titik pertikaian dengan masyarakat sihir, dan telah menyebabkan beberapa wabah kekerasan. Tidak diketahui jika ada larangan formal ada terhadap diselundupkannya tongkat, karena mereka akan tidak dapat menggunakan juga, walaupun bisa dianggap melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Sihir Internasional. Selama tahun terakhir Perang Kedua Sihir, Kementerian Sihir Inggris digulingkan oleh Pelahap Maut, dan undang-undang baru diberlakukan. penyihir Muggle dianggap sebagai pencuri sihir dari penyihir nyata, dan tongkat mereka disita. Mereka yang tidak dipenjara biasanya menjadi miskin.
~ pembuat tongkat ~
Ada banyak pembuat tongkat sihir, tetapi yang paling dikenal, dan paling berpengalaman di Inggris adalah Ollivander. Dia telah membuat tongkat sejak 382 SM dan bertempat di Diagon Alley, London. Mr Ollivander hilang pada musim panas 1996 , sampai ia ditemukan oleh Harry, Ron dan Hermione dan diselamatkan oleh Dobby peri-rumah pada tahun 1998. Dia telah diculik oleh Pelahap Maut atas perintah Voldemort. Setelah menyelamatkan mereka, Ollivander memberikan Harry informasi mengenai Elder Wand dan tentang bagaimana kepemilikan tongkat sihir.
Ada pembuat tongkat yang lain di Inggris, seperti Jimmy Kiddell, tetapi tongkat mereka tidak sebagus buatan Ollivander. Pembuat lain adalah Gregorovitch, yang telah membuat tongkat untuk Viktor Krum, dan pernah sekali memegang Tongkat Elder. Pada tahun 1997 ia dilacak dan diinterogasi oleh Voldemort dalam pencarian Voldemort mencari Tongkat Elder. Setelah selesai bertanya Gregorovitch dibunuh Voldemort, Menurut legenda, Kematianlah yang menciptakan Elder Wand, tongkat yang paling kuat , dari cabang pohon tua. Namun Albus Dumbledore percaya bahwa tongkat itu telah diciptakan oleh Antioch Peverell sendiri.
~ beberapa wand yang diketahui dan karakteristiknya ~
-tongkat Albus Dumbledore#1 (karena Albus mendapatkan elder dari duel, kemungkinan ia memiliki tongkat yang lain sebelum elder, karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Albus Dumbledore#2 (kayu elder, 15″, inti rambut thesral)
-tongkat Bellatrix Lestrange (kayu walnut, 12 3/4″, inti pembuluh jantung naga)
-tongkat Cedric Diggory (kayu ash, 12 1/4″, inti rambut unicorn)
-tongkat Dolores Umbridge (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Draco Malfoy (kayu hawtorn, 10″, inti rambut unicorn)
-tongkat Fleur Delacour (kayu rosewood, 9 1/2″, inti rambut veela)
-tongkat Gellert Grindelwald (kayu elder, 15″, inti rambut thesral)
-tongkat Harry Potter#1 (kayu holly, 11″, inti bulu phoenix)
-tongkat Harry Potter#2 (kayu hawthorn)
-tongkat Harry Potter#3 (kayu hawthorn, 10″, inti rambut unicorn)
-tongkat Harry Potter#4 (kayu elder, 15″, inti rambut thesral)
-tongkat Hermione Granger#1 (kayu vine, 10 3/4″, inti pembuluh jantung naga
-tongkat Hermione Granger#2 (kayu walnut, 12 3/4″, inti pembuluh jantung naga)
-tongkat James Potter (kayu mahogani, 11″)
-tongkat Lily Potter (kayu dedalu, 10 1/4″)
-tongkat Lucius Malfoy (kayu elm, inti pembuluh jantung naga)
-tongkat Luna Lovegood#1 (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Luna Lovegood#2 (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Marry Catermole (kayu cherry, 8 1/2″, inti rambut unicorn)
-tongkat Minerva Mc. Gonagall (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Narcissa Malfoy (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Neville Longbuttom#1 (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Neville Longbutom#2 (kayu cherry, 13″, inti rambut unicorn)
-tongkat Peter Pretigrew (kayu chesnut, 9 1/4″, inti pembuluh jantung naga)
-tongkat Ron Weasley#1 (kayu ash, 12″, inti rambut unicorn)
-tongkat Ron Weasley#2 (kayu dedalu, 14″, rambut unicorn)
-tongkat Ron Weasley#3 (kayu chesnut, 9 1/4″, inti pembuluh janttng naga)
-tongkat Rubeus Hagrid (kayu oak,16″)
-tongkat Seamus Finnigan (karakteristik tidak diketahui)
-tongkat Voldemort (kayu yew, 13 1/2″, inti bulu phoenix)
-tongkat Viktor Krum (kayu hornbeam, 10 1/4″, inti pembuluh jantung naga.
-nOX-

PostHeaderIcon Silsilah wizard

Weasley’s Family

~ Arthur Weasley menikah dengan Molly Prewett, dan memiliki anak sebagai berikut :
   ~ Bill Weasley + Fleur Delacour :
      ~ Victoire Weasley
      ~ Dominque Weasley
      ~ Louise Weasley
   ~ Charlie Weasley
   ~ Percy Weasley + Audrey :
      ~ Molly Weasley
      ~ Lucy Weasley
   ~ Fred Weasley (Dead)
   ~ George Weasley + Angelina Johnson :
      ~ Fred Weasley
      ~ Roxanne Weasley
   ~ Ron Weasley + Hermione Granger :
      ~ Rose Weasley
      ~ Hugo Weasley
   ~ Ginny Weasley + Harry Potter :
      ~ James Sirius Potter
      ~ Albus Severus Potter
      ~ Lily Luna Potter

Evans’ Family

~ Petunia Evans + Vernon Dursley :
   ~ Dudley Dursley
~ Lily Evans + James Potter :
   ~ Harry Potter + Ginny Weasley :
      ~ James SiriusPotter
      ~ Albus Severus Potter
      ~ Lily Luna Potter

Malfoy’s Family

~ Lucius Malfoy + Narcissa Black :
   ~Draco Malfoy + Astoria Greengrass :
      ~Scorpius Hyperion Malfoy

Lovegood’s Family

~ Xenophillius Lovegood + ??? ??? :
   ~Luna Lovegood + Rolf Scamander (cucunya Newt Scamander) :
      ~ Lysander Scamander
      ~ Lorcan Scamander

Longbottom’s Family

~ Frank Longbottom + Alice Longbottom
   ~Neville Longbottom + Hannah Abbot

Chang’s Family

~ Cho Chang + ??? ??? (Muggle)


Fakta-Fakta Lain Dalam Buku Harry Potter

~ Harry adalah bapak baptisnya Ted Remus Lupin
~ Setelah Horcrux di dalam Raga Harry Potter hancur, dia sudah tidak bisa Parseltounge lagi
~ Harry Menjadi auror dan diangkat menjadi Kepala Departemen itu.
~ Ginny main Quidditch untuk Holyhead Harpies untuk beberapa waktu, dan menjadi jurnalis kepala untuk Quidditch di Daily Prophet
~ Ron bekerja di toko Weasleys’ Wizard Wheezes, lalu ikut Harry menjadi auror
~ Hermione pada mulanya bekerja di Kementrian Sihir pada Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib, secara besar-besaran memperbaiki kehidupan para peri-rumah dan makhluk sejenisnya. Ia belakangan pindah ke Departemen Pelaksanaan Hukum Sihir dan membantu menghapuskan hukum yang sangat pro-darah murni.
~ Majalah milik Xenophillius Lovegood, The Quibbler, telah kembali ke kondisi biasanya, yang “Memuat Berita² Aneh” dan humor²nya yang tidak disengaja.
~ Firenze kembali ke kawanannya, dan diterima dengan baik, bahwa tidakannya itu tidak memalukan tetapi sangat terhormat.
~ Prof. Dolores Umbridge di tahan, di intrograsi, dan dipenjarakan atas kejahatan kepada penyihir kelahiran-muggle
~ Kingsley Shacklebolt menjadi Mentri Sihir dan Percy di bawahnya yang menjadi Pejabat Tinggi, dan Dementor sudah tidak dipergunakan sebagai penjaga Azkaban.
~ Di Hogwarts, Slytherin sudah tidak pro darah-murni lagi. Tapi, reputasi gelapnya masih ada.
~ Kutukan terhadap pelajaran Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam Sudah Tiada semenjak Tom Riddle meninggal, Dan sudah ada guru PTIH yang permanen
~ Gambar Snape di ruang Kepala Sekolah tidak ada karena Snape meninggalkan posnya. Tapi Harry meyakinkan kepada sekolah agar mau memajang foto Snape sebagai “mantan kepala sekolah”
~ Sekarang Prof. Minerva MCGonagall menjadi kepala sekolah. Neville menjadi guru Herbiologi di Hogwarts.
~ Penyihir Keturunan-muggle & Squib juga di lindungi oleh kementrian
~ Molly yang membunuh Bellatrix Black
~ Tom Riddle bisa terbang tanpa menggunakan kendaraan (Sapu).
~ Snape melindungi Harry, Tapi juga membencinya.
~ Semua buku Harry Potter ada 10.
Rabu, 02 Februari 2011

PostHeaderIcon Ringkasan Buku The Wisdom of Harry Potter : Pelajaran Moral dari Pahlawan Favorit Kita




Sejak peluncuran novel pertama J. K. Rowling di tahun 1997 --Harry Potter and the Sorcerers Stone-- tak ada buku anak lainnya yang lebih populer atau mempunyai pengaruh lebih luas dibandingkan novel ini. Bagaimana kita menjelaskan besarnya daya tarik novel ini bagi anak-anak? Haruskah orangtua menyambut minat baca yang muncul di kalangan anak mereka atau justru merasa khawatir, seperti para kritikus, kalau novel ini mengajarkan ketertarikan akan sihir dan klenik?

Edmund M. Kern berpendapat bahwa anak-anak merasa tertarik dengan unsur fantastis dalam plot cerita, tetapi juga dengan pesan moral yang tersirat. Anak-anak ingin meniru Harry ketika ia menghadapi tantangan dalam dunia yang tak pasti karena hasratnya untuk melakukan hal yang tepat. Menurut Kern, sikap logis dan fleksibel Harry ketika menghadapi kekuatan jahat mencerminkan kebajikan Stoic yang telah diperbarui. Dia berpendapat bahwa prestasi besar Rowling dalam buku ini adalah kemampuannya menggabungkan kesenangan imajinatif dengan keseriusan moral. Di balik latar fantasi dan petualangan Harry, anak-anak dapat dengan cepat menyadari bahwa kisah Harry adalah cerminan fiktif akan keadaan membingungkan dan menggelisahkan di dunia nyata.

Kern juga memberi tahu orang dewasa tentang seberapa banyak yang bisa mereka dapatkan ketika mendiskusikan permainan moral yang dihadapi Harry dan karakter lainnya bersama anak mereka. Kern menggarisbawahi moral sentral dalam tiap buku; membahas kritik-kritik umum terhadap buku itu; membahas kemampuan Rowling memadukan sejarah, legenda, dan mitos; serta mengajukan pertanyaan penting sebagai panduan bagi anak ketika membaca petualangan Harry.

Buku pedoman yang segar dan penuh pembahasan atas Harry Potter ini memberikan banyak informasi berguna bagi orangtua untuk mendiskusikan pengertian moral dalam serial novel populer Harry Potter dengan anak mereka.

Dimensi: 15 x 23 cm
Tebal: 324 halaman
Cover: Soft Cover
ISBN: 979-22-2472-6
Kategori: Nonfiksi/Pendidikan Anak dan Keluarga

Tentang Pengarang: Edmund M. Kern
Jumat, 10 Desember 2010

PostHeaderIcon Centaurus


-----DESKRIPSI-----
Dalam mitologi Yunani, Centaurus (atau Kéntauroi dalam bahasa Yunani) adalah bangsa makhluk legendaris, makhluk setengah manusia setengah binatang yang dilukiskan berwujud manusia dari kepala sampai pinggang, namun bagian pinggang kebawah berwujud kuda. Jadi, Centaurus adalah manusia setengah kuda.

Centaurus muncul secara individual atau dalam kelompok dalam kisah kisah Yunani kuno. Seperti pada kisah penculikan Deianira oleh Nessus dan juga kisah perkawinan Pirithous. Centaurus individual yang terkenal di kisah kisah mitologi Yunani adalah Nessus, Chiron, Pholus dan Eurytion yang muncul dalam kisah Hercules.

-----DALAM KISAH FIKSI-----
Centaurus merupakan makhluk mitologi Yunani yang sering dipinjam sebagai karakter pendukung kisah-kisah fiksi zaman sekarang. Mereka muncul sebagai ras yang istimewa.

Kisah-kisah yang memakai Centaurus dalam ceritanya adalah :
1. The Chronicles of Narnia
Centaurus di Narnia biasanya berperan sebagai panglima perang, yang berada disebelah Raja, di barisan terdepan pada saat terjadi perang. Dan mereka juga dianggap istimewa karena sikap mereka yang setia, agak angkuh dan bijaksana, dan juga karena mereka yang bisa memprediksikan masa depan.

2. Clash of the Titan
3. Hercules : The Legendary Journey
4. Xena : Warior Princess
5. Golden Voyage of Sinbad
6. Fantasia
7. Harry Potter
Di serial HP, Centaurus digambarkan sebagai makhluk yang bisa meramal dari bintang bintang yang dilihatnya, serta sebagai makhluk yang (sebagian) anti manusia. Adapun dari kisah Harry Potter, Centaurus yang terkenal adalah Bane, Ronan, Firanze dkk.


-TERPISAH DARI MANUSIA-
Di buku Hewan, J.K Rowling berkata "Mereka memilih tinggal terpisah dengan para penyihir dan Muggle." Ini cocok dengan legenda-legenda kuno. Menurut cerita-cerita itu, Centaurus datang dari pegunungan Yunani. Di sana hubungan mereka dengan penduduk lokal agak membingungkan. Karena beberapa Centaurus gemar sekali minum anggur, mereka cenderung berisik, liar dan cepat marah. Mereka sering berperang melawan manusia. Pertempuran yang paling terkenal terjadi setelah sebuah pesta pernikahan di mana para Centaurus, merayakannya dengan terlalu bersemangat. Mereka mencoba membawa kabur mempelai wanita, hingga terjadi perang besar, dan Centaurus kalah. Adegan-adegan daram pertempuran itu menjadi dekorasi favorit di tembikar Yunani.

Meski demikian, beberapa Centaurus dikenal berbudi luhur. Chiron, setelah diajari seni pengobatan dan berburu oleh Dewa Apollo dan Artemis, ia mendirikan sekolah tempat ia mengajar beberapa pahlawat terhebat masa itu, termasuk Achilles dan Odysseus.


--MERAMAL DAN BINTANG--
Meskipun Chiron tak bisa mati, luka dari sebuah panah beracun membuatnya menderita rasa sakit yang tak berkesudahan. Maka, ia memilih mati. Tapi Zeus mengingat kebaikan Chiron, menempatkannya di antara bintang-bintang sebagai konstelasi rasi bintang Sagitarius. Konstelasi bintang lain, Centaurus, adalah salah satu dari yang paling terang di Hemisphere Selatan. Dua dari bintang-bintangnya, Alpha Centauri dan Beda Centauri, termasuh 10 bintang yang paling terang di langit. Alpha Centauri adalah bintang yang paling dekat dengan Bumi dan Matahari. Jaraknya hanya 4,3 juta tahun cahaya. Hubungan perbintangan ini mungkin dapat menjelaskan mengapa para Centaurus yang tinggal di Hutan Terlarang dekat Hogwarts, (Firenze, Ronan, dan Bane) menatap bintang-bintang untuk mengetahui masa depan.


----KEHIDUPAN MEREKA----
Di buku seri The Chronicles of Narnia, mereka digambarkan sebagai makhluk yang di istimewakan, yang ditinggikan. Namun disisi lain, mereka adalah makhluk yang penyayang.

Dan di buku tersebut juga dikatakan Centaurus mempunyai 2 perut. Satu perut manusia dan satu perut kuda. Maka dari itu, mereka harus makan makanan manusia sampai kenyang, baru setelah itu mereka memuaskan perut kudanya dengan memakan rerumputan hingga kenyang.

Sumber :
1. Wikipedia
2. Magical Worlds of Harry Potter
3. The Chronicles of Narnia Series
4. http://www.harrypotterindonesia.com/index.php?topic=4325.0
Selasa, 07 Desember 2010

PostHeaderIcon Mandrake


Sebuah Mandrake, juga dikenal sebagai mandragora, adalah tanaman yang memiliki akar yang tampak seperti manusia (seperti seorang bayi ketika tanaman masih muda, tetapi jatuh tempo sebagai tanaman tumbuh).
Jeritan dari Mandrake dewasa ketika digali akan membunuh setiap orang yang mendengarnya, tetapi jeritan Mandrake muda biasanya hanya akan menjatuhkan seseorang selama beberapa jam. Mandrake tidak hanya menyerupai manusia, tetapi juga memiliki perilaku yang mirip dengan mereka.

Terkadang Mandrake menjadi murung dan rahasia, yang menunjukkan bahwa mereka mencapai usia remaja. Dan saat Mandrake mulai berjerawat dan saling bergosip serta berpindah pot sendiri, itu pertanda Mandrake sudah dewasa dan siap diolah, diambil batangnya atau akarnya untuk dibuat jus. Mandrake diperlukan dalam meracik Mandrake Restorative Draught yang merupakan antidot ampuh untuk mengembalikan orang-orang yang membatu kembali normal.

Di Eropa, tanaman mandrake telah digunakan sejak zaman kuno sebagai tanaman obat dan memiliki tradisi yang terkait dengan aktivitas magis. Di dunia medis, tanaman Mandrake telah digunakan sebagai pembunuh rasa sakit dan obat penenang.
Akar mandrake berwarna kecokelat-cokelatan. Kulit Mandrake sendiri berwarna pucat kehijauan dan bebercak-bercak dengan daun hijau keunguan.
Kamis, 02 Desember 2010

PostHeaderIcon Klasifikasi Kementrian Sihir


Kementrian sihir memiliki Departemen Pengaturan dan Pengawasan terhadap Makhluk Gaib. Kementrian sihir telah mengklasifikasikan makhluk kedalam kelompok yang berbeda yaitu Beast (Hewan), Being (Makhluk) dan Spirit (Roh). Penjelasannya sebagai berikut :

Beast (Hewan) : Sesuatu yang sulit dikontrol atau ditangani, contohnya --> Centaurus, Acromantula, dsb.
Being (Makhluk( : Sebuah makhluk hidup, contohnya --> Peri rumah
Spirit (Roh): Sebuah makhluk Supranatural, contohnya --> Hantu

Beberapa dari beast, being dan spirit lebih berbahaya dari lainnya. Jadi kementrian sihir menciptakan sebuah sistem untuk mengklasifikasikan tingkat bahayanya. Berikut ini Klasifikasi Kementrian Sihir (KKM):

X - Sesuatu yang membuat Bosan
XX - Tidak berbahaya atau bisa dijinakkan
XXX - Mampu ditangani oleh penyihir yang cakap
XXXX - Berbahaya atau butuh pengetahuan khusus dan penanganan ahli
XXXXX - Dikenal sebagai pembunuh penyihir atau mustahil untuk dijinakkan atau dilatih
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

About Me

Foto Saya
Dwhieva raven peverell-pureblood
Gresik, Jawa Timur, Indonesia
ok this is simple.. my name is Eva Dwhie u can call me Eva,im from Indonesia.im 16 years old almost 17 years old :) I LOVE ALLAH I LOVE MUHAMMAD SAW I LOVE MY FAMILY I LOVE MY SELF I LOVE MY FRIEND I LOVE JUSTIN BIEBER I LOVE HARRY POTTER I LOVE U ALL
Lihat profil lengkapku

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Daftar Blog Saya

Total Tayangan Halaman

RAVENCLAW

RAVENCLAW

Royal Girl

Komentar


ShoutMix chat widget

we are best friend 4ever

Bagaimana menurut kalian tentang blog saya?